Oleh: Hendra Wibawa
Kamis, 29/07/2010 19:38:07 WIB
JAKARTA (Bisnis.com): PT Gapura Angkasa mengganggap biasa saat dikalahkan dalam tender pelayanan jasa di darat (ground handling) yang digelar Citilink, strategic business unit (SBU) Garuda Indonesia, di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Dirut Gapura Angkasa A. Soebagyo mengatakan kekalahan dalam tender itu akan mendorong perusahaan untuk memperbaiki lagi pelayanan ground handling di Ngurah Rai Bali. Itu biasa dalam bisnis, apalagi prosesnya melalui tender, katanya kepada Bisnis.com di sela-sela pertemuan Asosiasi Penyelenggara Bandara di Indonesia pekan ini.
Selama ini, menurut dia, perusahaannya sudah berpengalaman menangani ground handling pesawat di 24 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Soebagyo menambahkan perusahaannya juga menangani jasa ground handling pesawat milik maskapai penerbangan asing seperti Malaysia Airlines, Qatar Airways dan Firefly Malaysia.
Selama ini, Gapura Angkasa juga dipercaya terlibat dalam penerbangan jemaah haji dari Garuda dan Saudi Arabian Airlines sejak 1998-2008. Pada 2009, Gapura Angkasa hanya akan melayani secara eksklusif kepada Garuda sebagai penerbangan nasional Indonesia.
Sebelumnya, Citilink memenangkan PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) dalam pelayanan jasa di darat atau ground handling dari maskapai Citilink selama 2 tahun di Bandara Ngurah Rai Bali.
Wakil Presiden SBU Citilink Karin E. Item menyatakan pihaknya menyerahkan pelayanan ground handling maskapainya kepada JAS di Bandara Ngurah Rai Bali karena menawarkan kualitas layanan dengan harga cukup baik.
Kami sebelumnya memang mengundang dua perusahaan ground handling. JAS memang lebih bagus di Bandara Ngurah Rai, ujar Karin.
Saat ini, menurut dia, JAS akan menangani ground handling pesawat yang dioperasikan maska-painya di rute Jakarta-Denpasar satu kali per hari. Ke depan, Citilink akan meningkatkan frekuensi penerbangan di rute itu menjadi minimal tiga kali per hari.(msb)
Sumber: Binis.Com
http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id196638.html






0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !